Pusat Informasi Ruqyah di Lampung

Follow by Email

Alamat Alamat Ruqyah



Bagi anda yang berdomisili di daerah tertentu misal di pringsewu lampung dan ingin mengetahui informasi tentang ruqyah seperti apa dan bagaimana maka anda bisa menghubungi ustadz setempat begitu juga di tempat lain misal di palembang atau surabaya maka silahkan manfaatkan alamat ruqyah berikut ini.

Alamat dan Nomor Telepon Praktisi Ruqyah Lampung
Perumnas BKP (Bukit Kemiling Permai) Blok j no. 51
HP/WA :  082311685474

Reportase Ruqyah Di Masjid Al Anshor Bukit Kemiling Permai BandarLampung



Alamat dan Nomor Telepon Praktisi Ruqyah Lampung
Perumnas BKP (Bukit Kemiling Permai) Blok j no. 51
HP/WA :  082311685474

Sabtu, 19 Agustus 2017 telah terselenggara sebuah agenda akbar bertajuk Ruqyah Syar’iyah yang diselenggarakan oleh DPW QHI dan pengurus masjid Al-Anshar perum BKP Kemiling, Bandar Lampung. Lebih dari seratus peserta yang terdiri atas perserta laki-laki dan perempuan, terlihat sangat antusias dalam mengikuti acara ini dari awal pukul 07.30-12.00 WIB.  Agenda berlangsung tertib, diawali dengan beberapa penyampaian materi dari sejumlah praktisi ruqyah Lampung. Tak kalah ketinggalan pula materi tentang apa itu ruqyah beserta segala konsepsi yang ada padanya menutut kacamata syar’i. Agenda akbar ini juga dihadiri oleh praktisi ruqyah yang juga seorang dai ternama Indonesia yakni Ust. Muhammad Zunaidi. Beliau seringkali muncul di dalam acara televise bertajuk ruqyah di salah satu stasiun TV swasta nasional.

[gallery ids="2636,2627,2623"]

Baca Juga : Apa Itu Ruqyah

Di dalam acara ini peserta diberikan beberapa pemahaman penting tentang apa dan seperti apa ruqyah yang dibenarkan oleh syariat. Mengingat begitu banyak praktek pengobatan yang mengatasnamakan ruqyah, namun jauh dari nilai-nilai keislaman dan bahkan terdapat usur kesyirikan di dalamnya. di pertengahan agenda acara, peserta juga dibekali keterampilan untuk meruqyah secara mandiri. Terlihat dari sekian banyak peserta pelatihan yang merasakan reaksi dari bacaan ayat-ayat Ruqyah yang dilantunkan oleh pemateri. Sebagian besar peserta merasa mual dan memuntahkan isi perutnya. Hal tersebut sangatlah umum terjadi di dalam praktek Ruqyah. Adapula beberapa diantara peserta ruqyah yang merasakan reaksi yang frontal dengan berteriak, menangis, dan tertawa secara histeris. Hal tersebut menunjukkan adanya indikasi gangguan jin di dalam tubuhnya. Dengan sigap para praktisi ruqyah memberikan penanganan khusus terhadap para peserta yang mengalami reaksi tersebut. agenda acara ruqyah berlangsung lancar hingga waktu shalat dhuhur tiba.

Dalil Disyariatkannya Ruqyah


Alamat dan Nomor Telepon Praktisi Ruqyah Lampung
Perumnas BKP (Bukit Kemiling Permai) Blok j no. 51
HP/WA :  082311685474

Bagi seorang muslim, melakukan tindakan apapun yang berkaitan dengan ibadah harus diseertai dengan dalil. Atau yang biasa kita sebut dengan tuntunan yang merupakan contoh dari Rasulullah atau generasi salafsetelahnya. Puh halnya dengan ruqyah ini. Ada beberapa dalil yang meenunjukkan tuntunan dalam melakukan ruqyah di antaranya adalah dalam Al-Qur'an adalah firman Allah, "Dan kami turunkan dari Al Qur'an suatu yang menjadi kesembuhan dan rahmat bagi orang-orang yang beriman." (QS. Al Isra: 82).

Adapun dalil dari hadits banyak sekali, diantaranya adalah: Aisyah radhiallahuanha bercerita, ketika Rasulullah masuk rumahnya, saat itu dia sedang mengobati atau meruqyah seorang wanita. Maka beliau bersabda; "Obatilah ia dengan Al Qur'an." (HR. Ibnu Hibban, no 1419).
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا اشْتَكَى يَقْرَأُ عَلَى نَفْسِهِ بِالْمُعَوِّذَاتِ وَيَنْفُثُ فَلَمَّا اشْتَدَّ وَجَعُهُ كُنْتُ أَقْرَأُ عَلَيْهِ وَأَمْسَحُ بِيَدِهِ رَجَاءَ بَرَكَتِهَا

(BUKHARI - 4629) : Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yusuf Telah mengabarkan kepada kami Malik dari Ibnu Syihab dari Urwah dari Aisyah radliallahu 'anha, bahwasanya; Apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menderita sakit, maka beliau membacakan Al Mu'awwidzaat untuk dirinya sendiri, lalu beliau meniupkannya. Dan ketika sakitnya parah, maka akulah yang membacakannya pada beliau, lalu mengusapkan dengan menggunakan tangannya guna mengharap keberkahannya.
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ عَنْ الشَّيْبَانِيِّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْأَسْوَدِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَأَلْتُ عَائِشَةَ عَنْ الرُّقْيَةِ فَقَالَتْ
رَخَّصَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَهْلِ بَيْتٍ مِنْ الْأَنْصَارِ فِي الرُّقْيَةِ مِنْ كُلِّ ذِي حُمَةٍ



(MUSLIM - 4067) : Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah; Telah menceritakan kepada kami 'Ali bin Mushir dari Asy Syaibani dari 'Abdur Rahman bin Al Aswad dari Bapaknya dia berkata; "Aku pernah bertanya kepada 'Aisyah tentang ruqyah. Jawabnya; 'Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah membolehkan satu keluarga Anshar melakukan ruqyah untuk setiap penyakit demam.'


حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ قَالَ حَدَّثَنِي مَعْبَدُ بْنُ خَالِدٍ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ شَدَّادٍ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ
أَمَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ أَمَرَ أَنْ يُسْتَرْقَى مِنْ الْعَيْنِ

(BUKHARI - 5297) : Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Katsir telah mengabarkan kepada kami Sufyan dia berkata; telah menceritakan kepadaku Ma'bad bin Khalid dia berkata; saya mendengar Abdullah bin Syaddad dari Aisyah radliallahu 'anha dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan kami supaya meruqyah orang yang terkena penyakit 'ain (gangguan sihir)."

Baca Juga : Bacaan Ruqyah Dari Quran
حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ هِلَالٍ الصَّوَّافُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ صُهَيْبٍ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ
أَنَّ جِبْرِيلَ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا مُحَمَّدُ اشْتَكَيْتَ فَقَالَ نَعَمْ قَالَ بِاسْمِ اللَّهِ أَرْقِيكَ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ يُؤْذِيكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنِ حَاسِدٍ اللَّهُ يَشْفِيكَ بِاسْمِ اللَّهِ أَرْقِيكَ

(MUSLIM - 4056) : Telah menceritakan kepada kami Bisyr bin Hilal Ash Shawaf; Telah menceritakan kepada kami 'Abdul Warits; Telah menceritakan kepada kami 'Abdul 'Aziz bin Shuhaib dari Abu Nadhrah dari Abu Sa'id bahwa Jibril mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kemudian berkata; "Hai Muhammad, apakah kamu sakit? Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: 'Ya. Aku sakit. Lalu Jibril meruqyah beliau dengan mengucapkan; 'Dengan nama Allah aku meruqyahmu dari segala sesuatu yang menyakitimu dan dari kejahatan segala makhluk atau kejahatan mata yang dengki. Allah lah yang menyembuhkanmu. Dengan nama Allah aku meruqyahmu.'

Mengapa Harus Ruqyah Syar'iyyah?


Alamat dan Nomor Telepon Praktisi Ruqyah Lampung
Perumnas BKP (Bukit Kemiling Permai) Blok j no. 51
HP/WA :  082311685474

Ruqyah merupakan bacaan atau jampi yang dibaca menurut Alquran dan sunnah dalam mengharapkan kesembuhan atau perlindungan Allah. Esensi ruqyah syariyyah adalah tauhid kepada Allah ta’ala. Kita harus meemurnikan peengharapan hanya kepada sang pemberi hidup dan kehidupan, sehingga kita terhindar dari bahaya syirik yang menegancam aqidah. Inilah yang menyebabkan meengapa harus ruqyah syar’iyyah.

Ruqyah yang syar’iyyah memiliki beberapa ketentuannya tertentu. Jika tidak memenuhi kriteria tersebut maka ruqyah tersebut bisa dikatakan tidak syar'i, yakni serupa dengan jampi-jampi yang dilakukan oleh para dukun. Kriteria ruqyah yang syar’i (yang sesuai syariat Islam) dijelaskan berikut ini:

  • Bacaan ruqyah dengan menggunakan ayat Al Qur’an, do’a yang syar’i atau yang tidak bertentangan dengan do’a yang dituntunkan oleh Rasulullah SAW.

  • Menggunakan bahasa Arab kecuali jika tidak mampu menggunakannya.

  • Tidak bergantung pada ruqyah karena ruqyah hanyalah sebab yang dapat berpengaruh atau tidak.

  • Isi ruqyah jelas maknanya.

  • Tidak mengandung do’a atau permintaan kepada selain Allah (semisal kepada malaikat, jin, atau makhluk lainnya).

  • Tidak mengandung ungkapan yang diharamkan, seperti celaan.

  • Tidak menyaratkan orang yang diruqyah mesti dalam kondisi yang aneh seperti harus dalam keadaan junub, harus berada di kuburan, atau mesti dalam keadaan bernajis.

Baca Juga : Bacaan Ruqyah Dari Alquran

Sebagaimana dinukil dari "Fathul Majid", Imam As-Suyuthi berkata, “Ruqyah itu dibolehkan jika memenuhi tiga syarat: Bacaan ruqyah dengan menggunakan ayat Al Qur’an atau nama dan sifat Allah. Menggunakan bahasa Arab atau kalimat yang mempunyai makna (diketahui artinya). Harus yakin bahwa ruqyah dapat berpengaruh dengan izin Allah, bukan dari zat ruqyah itu sendiri.”

Dari kriteria-kriteria di atas dapat kita jadikan tolok ukur untuk dapat mengkategorikan mana praktik ruqyah yang benar dan mana yang menyimpang. Jika si pelaku menggunakan mantera-mantera yang tidak jelas maknanya, menggunakan do’a yang tidak dipahami bahkan bahasa yang digunakan pun tidak kita kenal, atau menyembuhkan dengan jalan memindahkan penyakit yang diderita ke hewan, maka hal seperti ini dikategorikan sebagai tindak perdukunan. Lebih terlarang lagi apabila di dalamnya menggunakan jampi-jampi yang jelas-jelas mengandung kesyirikan, meminta tolong pada jin, atau meminta agar kita menyembelih hewan tertentu untuk jin.

Demikian artikel Mengapa Harus Ruqyah Syar'iyyah? Hal ini penting untuk menjaga tauhid kita serta memurnikan syahadat kita. Jangan terpancing dengan isu-isu yang tidak benar terkait peengobatan dan ruqyah ya, karena pada hakekatnya kesembuhan hanya bersumber dari Allah ta’ala. Selalu bentengi diri dengan zikir dan doa.

Bacaan Ruqyah Dari Alquran


Alamat dan Nomor Telepon Praktisi Ruqyah Lampung
Perumnas BKP (Bukit Kemiling Permai) Blok j no. 51
HP/WA :  082311685474

Ruqyah merupakan bacaan Alquran ataupun hadist yang dibaca dengan niat untuk memohon kesembuhan dan perlindungan kepada Allah taala. Untuk meelakukan ruqyah, hendaknya kita meengetahui ayat mana yang akan kita baca walaupun pada dasarnya ayat ayat pendek yang bermakna surat perlindungan yang bisa kita gunakan untuk ruqyah. Contohnya al ikhlas, an naas dan al falaq. Hal yang paling dasar adalah keyakianan kita keepada Allah.

Berikut beeberapa ayat al quran yang bias dipakai saat ruqyan. Baik ketika ruqyah mandiri ataupun meruqyang seseorang yang sedang sakit.

Ayat Ayat Al Quran

1. Ayat ruqyah “Sapu Jagad “ dasar/umum/standar (ayat ini harus ada dalam setiap ruqyah baik untuk penyakit medis maupun non medis/ghoib juga pelengkap disemua tehnik ruqyah)

• Al-fatihah, Ayat Kursi, Al-Ikhlas, Al Falaq, An-Nas

Ayat-ayat lainnya adalah :” Surat Al Baqarah : 1-5, 102-103, 284-286. Al-Imran ayat (18-19 ), Al-A'Araf (ayat 54-56 ), Al-A'Araf (ayat 117-122 ), Yunus (ayat 81-82 ), Taha (ayat 69 ), Al-Mukminin (ayat 115-118 ), As-Shaffat (ayat 1-10 ), Al-Ahqaf (ayat 29-32 ), Ar-Rahman (: ayat 33-36 ), Al-Hasyr ( ayat 21-24 ), Al-Jin (ayat 1-9)

2. Ayat Untuk Pembatal sihir, ( melepas dan menawarkan kekuatan sihir)

• Surat Yunus : 81 – 82
Ayat lainnya adalah : Surat Al A’raf : 117-122, Surat Thaha : 69-70, Al-Furqan (ayat 32 ), Anbiya' (ayat 70 ), An-Nur (ayat 39 ), Al-Isra' (ayat 81 ), Fussilat ayat 42 ), Fatir ayat 10 ), Anbiya' (ayat 18 ), Al-A'raf (ayat 18 ), Kahfi (: ayat 98 ), Taha (ayat 69 )

Baca Juga : Dalil Disyariatkannya Ruqyah

3. Ayat Untuk Asy syifa, (khusus penyembuhan dan pemulihan)

• Surat Al Isra’ ayat 82
• Fushshilat ayat 44
Ayat lainnya : At-Taubah ( surah 9 : ayat 14-15 , Yunus ( surah 10 : ayat 57 ), An-Nahl ( surah 16 : ayat 67-69, Ash-Syu'ara ( surah 26 : ayat 75-80 )

demikianlah artikel Bacaan Ruqyah Dari Alquran. Semoga dapat memberukan manfaat untuk pembaca sekalian. Selain ayat Alquran ada juga beberapa doa yang dibaca rasulullah untuk dibaca juga ketika ruqyah.

Apa Itu Ruqyah?


Alamat dan Nomor Telepon Praktisi Ruqyah Lampung
Perumnas BKP (Bukit Kemiling Permai) Blok j no. 51
HP/WA :  082311685474

Bagi orang yang baru mengenal istilah ruqyah tentu saja belum familiar dengan kata ini. Karena banyaknya ragam dalam praktek rukyah di masyarakat, maka makna ruqyah semakin luas. Dalam bahasan kali ini, kita akan meenecoba menjabarkan makna ruqyah yang benar atau disebut juga ruqyah syar’iyyah.

Apa Itu Ruqyah? Kata Ruqyah menurut bahasa adalah perlin­dungan. Sedangkan menurut istilah dalam syariat Islam, ruqyah adalah bacaan yang terdiri dari ayat al-Qur’an dan hadits yang shahih untuk memohon kepada Allah akan kesembuhan orang yang sakit. Dalil keberadaan ruqyah dalam al-Qur’an adalah firman Allah yang artinya: ”Dan kami turunkan dari al-Qur’an suatu yang menjadi kesembuhan dan rahmat bagi orang-orang yang beriman…” (al-Isra’: 82). Adapun dalil dari hadits banyak sekali, diantaranya adalah: Aisyah radhiallahu’anha bercerita, ketika Rasulullah masuk rumahnya, saat itu dia sedang mengobati atau meruqyah seorang wanita. Maka beliau memerintahkan, ”Obatilah ia dengan al-Qur’an.” (HR. Ibnu Hibban dalam kitab shohihnya no. 1419).

Sedangkan kata Ruqyah dalam pengertian bahasa sudah ada sejak sebelum diutusnya Muhammad sebagai Nabi dan Rasul, bahkan ada yang mengatakan keberadaan ruqyah seiring dengan keberadaan manusia sendiri. Untuk itulah dalam sebuah riwayat disebutkan, Rasulullah menyeleksi ruqyah-ruqyah yang dimiliki para shahabat, barangkali ada bacaan ruqyah mereka yang tidak sesuai dengan Aqidah Islamiyah. Sedangkan ruqyah yang diperbolehkan adalah rukyah berdasarkan al quran. Auf bin Malik al-Asyja’iy berkata, “Kami pada zaman jahiliyyah pernah melakukan ruqyah, apa pendapat Anda wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, “Perdengar­kanlah ruqyah kalian kepadaku, ruqyah itu tidak apa-apa selama tidak bermuatan syirik.” (HR. Muslim, no. 2200).

Baca Juga : Dalil Disyariatkannya Ruqyah

Menurut Pengertian terminologi ruqyah adalah al-‘udzah (sebuah perlindungan) yang digunakan untuk melindungi orang yang terkena penyakit, seperti panas karena disengat binatang, kesurupan, dan lain sebagainya. Sedangkan makna ruqyah secara etimologi syariat adalah doa dan bacaan-bacaan yang mengandung permintaan tolong dan perlindungan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk mencegah atau mengobati bala dan penyakit. Terkadang doa atau bacaan itu disertai dengan sebuah tiupan dari mulut ke kedua telapak tangan atau anggota tubuh orang yang meruqyah atau yang diruqyah.

Demikianlah artikel mengenai Apa Itu Ruqyah? Semoga dapat menambah pengetahuan kita. Jangan lupa gunakan ruqyah yang syar’iyyah saja ya.

Back To Top