HIJRAH DAN KONSEKUENSI HIJRAH

Hijrah atau yang biasa difahami sebagai pindah atau berpindah, yang biasanya juga dimaknai dari perpindahan diri seseorang dari hal-hal yang buruk menuju kepada hal -hal yang lebih baik walaupun belum sempurna. hijrah bukanlah hal yang mudah karena butuh proses yang lama serta konsekuensi yang tidak ringan. bahkan, keluarga yasir telah merasakan konsekuensi nyawa terlebih dulu ketika hijrahnya menuju islam.

Begitupun dalam menggenggam akidah tauhid, kita dituntut untuk bersih dari syirik atau berhijrah dari kesyirikan bagi yang telah terlanjur melakukan kesyirikan. Berikut adalah tulisan yang admin dapat dari akun fb ust muhammad faizar mengenai hijrah dan syirik. Semoga menambah manfaat bagi kita yang membacanya.

"SYIRIK TIDAK TERLETAK PADA BENDA,TETAPI PADA APA YANG KAU PIKIRKAN TENTANGNYA.."

Kalimat pendek yg multitafsir dan bisa melahirkan kalimat serupa, semisal :


"PORNO BUKAN TERLETAK PADA BIKINI, TETAPI PADA OTAKMU..."

Atau

"KELALAIAN BUKAN TERLETAK PADA MUSIK KOPLO, TETAPI ADA PADA HATIMU.."

Akhirnya kata2 spt di atas bisa menghasilkan berbagai natijah/kesimpulan berfikir yg rusak, semisal :
1.Tak mengapa ada berhala atau salib di rumah kaum muslimin asal niatnya bukan utk disembah..

2.Kaum wanita bebas telanjang dengan pakaian minimnya di khalayak ramai, bahkan ke acara pengajian bebas TELANJANG krn yg porno itu OTAK yg NGERES bukan KETELANJANGANNYA...

3.Tak mengapa memakai SUSUK asal keyakinannya pada Allah..

4.Tak mengapa ikut joged koplo asal hatinya berdzikir sama Allah..

5.Tak mengapa istrimu tidur dengan lelaki lain asal hatinya tetap untukmu..

Dan berbagai kesimpulan rancu lainnya..

Ini pemikiran kaum dualis yg sering berkata "LAKUKAN APAPUN ASAL NIATNYA BAIK.."

Kata guru kami, Dr.Hamid Fahmy Zarkasyi -hafidzahullah- fikiran yg KACAU inilah yg kemudian melahirkan istilah :
"PENJAHAT YANG SANTUN.."
"KORUPTOR YANG DERMAWAN.."
"PELACUR YANG BERMORAL.."
"ATHEIS YANG BAIK.."

Maka dari itu saya himbau bagi teman-teman yg sudah hijrah dari kesyirikan segera HANCURKAN benda-benda yg pernah menyeretmu pada perbuatan syirik...

Sebagaimana kamu hijrah dari berpacaran, akan lebih sempurna niat hijrahmu saat FOTO MANTAN dimusnahkan semuanya..

Karena apalah gunanya hijrah saat foto mantan masih kau simpan walau hanya utk sekedar dikenang... apalah gunanya taubat saat benda yg dulu dipakai bermesraan dalam kesyirikan masih kau simpan ?

PALSU HIJRAHMU, karena benda itulah yg akan menjadi peluang setan untuk kembali menggoncang imanmu di kemudian hari !

Karena benda itu pula lah yg akan menimbulkan banyak fitnah bagi anak cucumu sepeninggalmu kelak !

Muhibbukum fillah
Abu Musyaffa Muhammad Faizar

No comments:

Post a Comment